Hubungi Kami"... jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan, ..." (Rm. 14:8)

Agar Fokus Berdoa kepada Tuhan Setiap Saat

Agar Fokus Berdoa
Via img: www.christianforums.com


Fokus Hidup
– “Pembahasan  dalam forum tanya jawab berikut ini adalah mengenai agar fokus berdoa kepada Tuhan. Ada lima hal yang perlu dilakukan ketika seseorang berdoa. Untuk itu, temukan jawabannya dalam artikel tanya jawab yang berjudul, Agar Fokus Berdoa kepada Tuhan Setiap Saat ini.”

 

 

Pertanyaan:

Bagaimana agar fokus berdoa? Atau bagaimana agar seseorang dapat berdoa dengan pikiran yang tetap fokus atau terarah kepada Tuhan tanpa memikirkan persoalannya maupun hal-hal  duniawi?

 

Jawaban Agar Fokus Berdoa

Ada ungkapan yang berkata bahwa “iblis tidak senang manusia berkomunikasi dengan Tuhan.” Hal itu benar! Karena itu, ada banyak penghalang atau halangan bagi seseorang untuk dapat fokus berdoa, tentu agar manusia tidak dapat berbicara atau mencurahkan isi hatinya kepada Tuhan melalui doa.

Baca juga: DOA YANG BENAR, PENTING UNTUK DIKETAHUI

Iblis dengan berbagai cara membuat seseorang agar pikirannya tidak terarah kepada Tuhan. Dengan berbagai macam cara ia berusaha membuat seseorang tidak bisa fokus berdoa atau pikirannya bisa “berlari” kemana-mana ketika berdoa. Atau bisa saja disaat berdoa, ia malah memikirkan persoalan, pekerjaan, maupun aktivitasnya sepanjang hari.

Jangankan dalam berdoa, dalam mendengarkan atau membaca firman Tuhan pun kita bisa saja tidak fokus mendengar maupun membacanya. Jelaslah, tujuannya agar kita tidak mengerti Firman-Nya, tidak memiliki keinginan untuk belajar Alkitab, bahkan menyepelekan Alkitab yang adalah firman Tuhan.

Dan perlu kita ketahui bahwa iblis tidak pantang menyerah. Dia selalu mencari cara dan mencari celah untuk menemukan titik lemah kita, sehingga kita “gagal fokus” kepada Tuhan, termasuk dalam hal berdoa. Sebagaimana disebutkan dalam 1 Petrus 5:8, “Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.”

Fakta manusia sulit fokus berdoa, kita bisa melihatnya dalam kisah Tuhan Yesus sewaktu berdoa di Taman Getsemani.

Tuhan Yesus mengajak ketiga orang murid-Nya untuk menemaninya, yakni Yakobus, Petrus, dan Yohanes. Alhasil setelah Tuhan Yesus berseru kepada Bapa dan kembali menemui ketiga murid-Nya, Ia menemukan mereka tertidur dan tidak sanggup berjaga-jaga.

Karena itu, Tuhan Yesus berkata, “Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut tetapi daging lemah” (Mrk 14:38).

Peristiwa ini cukup membuktikan bahwa manusia pada dasarnya “tidak sanggup berjaga-jaga” di dalam doa.

Dari perkataan Tuhan Yesus tersebut, dapat diartikan bahwa berjaga-jaga dan tetap berdoa memiliki peranan penting bagi orang Kristen agar kita sebagai orang percaya tidak jatuh ke dalam pencobaan.

Karena itu doa sering dikatakan sebagai nafas hidup orang percaya. Jika tanpa berdoa maka kerohanian kita mengalami kelesuan. Dan doa adalah salah satu senjata rohani (Ef. 6:14-18). Tetapi tentu bukan hanya berdoa saja, melainkan kita juga harus membaca dan merenungkan firman Tuhan, agar kita dapat mengetahui dan mengerti kehendak Tuhan di dalam hidup kita.

Baca juga: Jangan Putus Asa Berseru kepada Tuhan

Sebenarnya, berdoa itu mudah dilakukan sebagian orang, namun ada juga yang merasa sulit untuk berdoa. Tergantung niat dan kegigihan seseorang dalam mencari Tuhan. Sebab meski iblis begitu gencar menghambat seseorang untuk fokus berdoa kepada Tuhan, tetap saja ia tidak mampu menghalangi seseorang apabila memiliki niat, keteguhan, dan kerinduan yang kuat untuk mencari Tuhan.

Apa yang menjadi kendala seseorang tidak bisa fokus berdoa? Jika kita mau berdoa dengan memaksa pikiran kita terarah kepada Tuhan, maka hal itu tidak akan bisa dilakukan. Semakin kita memaksa diri, maka yang ada adalah kejenuhan, malas, dan keraguan untuk berdoa.

Selain itu, doa kita akan menjadi hambar sebab kita hanya berusaha supaya pikiran kita fokus.

Doa itu bukan seperti suatu hobi! Jika seseorang hobi, senang, atau gemar maka ia akan melakukannya dan bisa diasah atau pun tidak, tergantung pada kemauannya.

Tetapi, doa itu adalah kebutuhan. Jika kita merasa membutuhkan Tuhan maka kita akan berdoa dengan segenap hati, bahkan di mana pun dan kapan pun kita pasti akan berdoa. Atau tak mampu lagi menghalanginya.

Jadi, untuk dapat berdoa dengan pikiran terarah, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan. Berikut penjelasannya.

Pertama, seseorang dapat fokus berdoa apabila ia merasa sangat “membutuhkan” Tuhan. Bila seseorang berdoa kepada Tuhan namun tanpa menyadari bahwa ia benar-benar membutuhkan Tuhan, maka ia tidak merasa berdoa itu penting dan ia pun sulit untuk fokus berdoa. Dan akhirnya, ia tidak fokus berdoa.

Dengan kata lain, seseorang akan sulit berdoa jika ia tidak merasa membutuhkan Tuhan dan percaya kepada-Nya. Sebaliknya, ia akan berdoa dengan berekspresi, bahkan menangis dan berlutut jika ia merasa memerlukan Tuhan (Mzm 34:16,18). Sebab itu, pastikan bahwa Anda membutuhkan Tuhan dan percaya dengan segenap hati.

Kedua, berdoalah dengan merendahkan hati di hadapan Tuhan. Ini hal yang penting dalam kita mencari wajah Tuhan atau berdoa. Apabila seseorang berdoa namun tidak bisa merendahkan hatinya atau dengan hati yang sombong, doanya itu tentu tidak berkenan di hadapan Tuhan.

Mengenai merendahkan diri dalam berdoa, disebutkan dalam 2 Tawarikh 7:14, bahwa “dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.”

Sebaliknya, orang yang berdoa dengan hati yang sombong, ia tidak akan menemukan Tuhan di dalam doanya. Jangankan untuk fokus kepada Tuhan, untuk berdoa saja, ia tidak akan tahan berdoa lama-lama di hadapan Tuhan.

Ketiga, apa yang ada di dalam hati, ungkapkanlah kepada Tuhan. Banyak orang sulit berdoa karena ia merasa tidak tahu bagaimana berdoa dan apa yang harus diucapkan. Namun, apa yang Anda kuatirkan dan takutkan mengenai masa depan, pekerjaan, dsb, bawalah kepada Tuhan dengan mengucap syukur di hadapan-Nya (Flp 4:6,8).

Keenam, berdoalah dengan kata-kata yang ada di dalam hati dan pikiran Anda, tidak perlu indah dan puitis. Berdoa itu tidak harus menyusun kalimat yang indah dan menyenangkan, cukup dengan bahasa Anda saja, seperti halnya Anda berbicara dengan sahabat Anda. Terbukalah kepada Tuhan (Mat 7:7; Yer 29:12-13).

Baca juga: Pertolongan Tuhan Itu Nyata? Ini Seruan Kita Seharusnya…

Keenam, berdoalah dengan iman (Yak 1:6-8; Ams 3:5-6). Doa yang disertai dengan iman, tentu ditunjukkan dengan sikap berserah kepada Tuhan. Ia tahu Tuhan sanggup menjawab seruan, menyembuhkan, dan memberikan solusi, tetapi ia percaya bahwa apa pun yang Tuhan izinkan terjadi itulah yang terbaik dan Tuhan pun akan memberikan yang terbaik baginya.

Selain itu, orang yang berdoa dengan iman yang benar, “ia tidak akan memaksa Tuhan menjawab sesuai dengan keinginannya, melainkan berharap kehendak Tuhan yang jadi.” Yang ia nantikan ialah kehendak Tuhan yang jadi!

Berdoalah bukan untuk supaya kehendakmu yang jadi, tetapi berdoalah agar kehendak-Nya yang jadi di dalam hidup kita. Tetaplah berdoa!

(Doa yang benar adalah mencari kehendak Tuhan, bukan kehendak kita – Julian Tamaka)

Demikian jawaban kami mengenai pertanyaan ini. Bila Bpk/Ibu dan Sdr/i ingin mengajukan pertanyaan silahkan isi kolom pertanyaan yang sudah tersedia di bawah artikel jawaban ini.

 

 

Jika Anda merasa diberkati dengan Artikel berjudul, “Agar Fokus Berdoa kepada Tuhan Setiap Saat” ini, bagikanlah artikel ini kepada sahabat, keluarga, dan rekan-rekan Anda.

Jangan lupa, Like (Sukai) Fanspage Facebook Fokus Hidup yang ada di situs ini atau klik DI SINI untuk mendapatkan info-info terbaru dari fokushidup.com.

Mari bergabung juga dengan grup Facebook Fokus Hidup dengan cara klik DI SINI. Silahkan tinggalkan komentar Anda, bila ingin menanggapi, bertanya, ataupun memberikan saran dan kritik.

Jangan berhenti di tangan Anda, tetapi bagikanlah artikel Agar Fokus Berdoa kepada Tuhan Setiap Saat ini, melalui sosial media (Facebook, Twitter, Google+, dll.) Anda. Sebab dengan demikian, Anda juga sudah berpartisipasi dalam mengajarkan kebenaran Alkitab. Selain itu, teruslah bertekun dalam Kristus. Tuhan Yesus Memberkati …!!!

 

Kunjungi beberapa artikel di bawah ini yang menguatkan iman Saudara!

 

Komentar Anda:

Shalom...
Mau curhat? Atau mau bertanya?
Powered by
error: