Melangkah Pasti dalam Ketidakpastian

Fokus Hidup - "Dapatkah seseorang melangkah pasti? Apa yang harus dilakukan atau bagaimana caranya? Mengapa diperlukan iman dalam melangkah? Simak renungan berjudul Melangkah Pasti dalam Ketidakpastian ini, dan jika Anda merasa diberkati melalui renungan ini, bagikanlah ke Sosial Media (Facebook, Twitter, Google+, dll.) Anda, agar banyak orang yang juga diberkati melalui membaca renungan ini."

 

Bacaan Nats: Ibrani 11:1-40

Tidak terasa kita akan meninggalkan tahun 2017 dan memasuki tahun 2018. Banyak hal yang sudah kita lewati, baik suka maupun duka yang mengisi hari-hari kita. Ada yang mengalami kegagalan dan putus asa, ada juga yang kembali bangkit dan memandang jauh ke depan.

Ada yang mengalami kedukaan dan terus larut dalam kesedihan, ada pula yang mampu menepis kesedihannya dan memandang hari esok dengan penuh harapan. Hidup ini harus terus dijalani dan dilewati, meski tidak sesuai dengan kenyataan atau yang kita inginkan.

Tidak ada yang tahu pasti apa yang akan terjadi di depan kita. Tidak ada yang mampu memprediksi secara akurat kemalangan atau kebahagiaan apa yang akan kita alami. Yang ada di depan kita adalah sebuah ketidakpastian hidup.

Baca juga: Bom Di Malam Natal

Entah sukses, entah gagal, entah sakit, entah sehat, semua hal apapun di dalam hidup kita tidak dapat dipastikan dengan tepat akan terjadi atau tidak. Mau tidak mau, kita harus mengakui bahwa kita sedang berjalan dalam ketidakpastian dan kita pun harus memilih apakah terus melangkah atau berhenti. Di depan kita hanya ada ketidakpastian.

Ada seorang pemuda yang begitu yakin dengan masa depannya. Ia sudah menyusun berbagai strategi yang jitu dalam mengembangkan usahanya, bahkan ia sudah melakukan berbagai investasi dalam hal materi dan pendidikan.

Kecerdasan dan kemapanan secara materi telah membuat ia berani melangkah menuju masa depan yang penuh dengan harapan sesuai dengan impian.

Karena usahanya telah berhasil di tahun-tahun sebelumnya, ia pun tidak mau stagnan, ia mulai membuat strategi jitu untuk mengembangkan usahanya dengan berbagai bentuk produk yang akan launching dengan kualitas terjamin merebut pangsa pasar dengan produk-produk unggulannya.

Selain bisnis yang akan dikembangkan di tahun depan, ia pun merencanakan untuk membangun rumah impiannya bak istana megah dan akan menikahi sang putri impiannya. Semua siasat, strategi, terobosan spektakuler, dan kesiapan yang matang telah dibuatnya. Semuanya itu pasti tidak akan gagal karena telah dipikirkan secara matang dan penuh keyakinan.

Tetapi nahas tiba-tiba ia merasa tubuhnya lemah dan sesak nafas. Ia pun langsung menghubungi rumah sakit melalui telepon selularnya untuk mengirimkan ambulance dan membawanya ke rumah sakit. Di perjalanan menuju rumah sakit, ia menghembus nafas terakhir karena pertolongan dokter sudah terlambat. Ia meninggal karena serangan jantung mendadak.

Meski sudah merencanakan dengan matang dan penuh kesiapan, toh usia seseorang tidak ada yang tahu. Anak muda itu tak menduga kalau ia harus pergi secepatnya meninggalkan dunia ini. Ketahuilah, tidak ada jaminan pasti untuk kita melangkah dengan mantap menapaki tahun 2018.

Persiapan, perencanaan, strategi bisa hancur sekejap mata bila Tuhan mengizinkan kita mengalami hal tersebut. Tetapi di dalam Alkitab ada beberapa tokoh yang berani melangkah dengan pasti di tengah ketidakpastian dunia ini.

Ingatkah kita dengan kisah Yusuf? Tak disangka tak diduga, ternyata saudaranya malah menjualnya. Bahkan ia harus dipenjara karena fitnah istri Potifar.

Tetapi satu hal yang harus kita pahami bahwa Yusuf tetap melangkah pasti dengan iman yang teguh kepada Sang Pencipta, sehingga kemalangan atau ketidakpastian yang akan terjadi membuat ia mampu menghadapinya dan menjadi orang nomor dua di Mesir setelah Firaun.

Semua ada di bawah kuasanya. Ingatkah kita dengan Daud? Ia telah menjadi buronan Saul dan harus lari ke sana  ke sini.  Ia mendapat berbagai kemalangan, tetapi Daud berani melangkah dengan pasti di tengah ketidakpastian karena kepercayaannya kepada Tuhan yang hidup.

Ingatkah kita dengan Daniel? Ia tidak peduli jika tidak memakan makanan nikmat hanya sebuah alasan yakni untuk menjaga kekudusan, ia tidak peduli ketika harus di buang ke gua singa hanya karena tetap memilih menyembah Tuhannya. Di tengah ketidakpastian dan kemalangan menimpa, Daniel tetap melangkah pasti dalam iman.

Kita tidak tahu apa yang akan terjadi di tahun 2018, tetapi marilah kita melangkah pasti dengan iman teguh di tengah ketidakpastian hidup.

Melangkah dengan pasti bukan sebatas kita membuat rencana yang lebih baik, merencanakan membuat terobosan, atau sudah memiliki kesiapan menghadapi tantangan hidup di masa yang akan datang, melainkan juga kita seharusnya semakin memiliki iman yang teguh di dalam Tuhan Yesus Kristus.

Iman kita kepada-Nyalah yang membuat kita tetap bertahan dan mengalami kemenangan rohani.

Baca juga: Fenomena Bintang Betlehem

Ingatlah akan kebaikan Tuhan di tahun 2017 ini dan bersyukurlah kepadaNya sebab kita sudah dapat melewatinya dengan suka dan duka, sehingga kita ada sebagaimana kita ada saat ini. Bersukacitalah akan penyertaan Tuhan yang ajaib yang sudah dinyatakan kepada kita.

Dan dalam memasuki tahun yang baru ini, marilah kita berseru meminta penyertaan Tuhan dan milikilah iman yang teguh. Pastikan bahwa Anda tetap kuat dan beriman kepada Tuhan Yesus dalam menghadapi ketidakpastian hidup di depan kita. Melangkahlah dengan pasti.


DOA
Bapa sorgawi, aku bersyukur untuk tahun sebelumnya dan memohon penyertaanMu di tahun berikutnya, biarlah kehendakMu yang terjadi. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *