Pasang IklanSaudara ingin memasang iklan? Klik di pasang iklan..

Ada Tuhan di Balik Persoalan, Carilah Wajah-Nya…

Iman yang Siap Menghadapi KematianIman yang Siap Menghadapi KematianAda Tuhan Di Balik Persoalan
Fokus Hidup – “Mengapa setiap orang mengalami persoalan? Benarkah Tuhan ada dibalik persoalan dan selalu menolong kita? Bagaimana agar dapat melihat pertolongan-Nya? Simak renungan berjudul Ada Tuhan di Balik Persoalan, Carilah Wajah-Nya… ini.

 

 

Bacaan Nats: Filipi 4:13; 1 Korintus 10:13
Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
(Filipi 4:13)

Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi 
kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai 
melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, 
sehingga kamu dapat menanggungnya. (1 Korintus 10:13)

 

Tidak ada seorang pun yang luput dari persoalan hidup. Baik, anak-anak maupun orang dewasa pasti akan mengalami yang namanya permasalahan hidup.

Sebab di dunia yang sudah rusak dan bumi yang terkutuk ini, manusia yang hidup di dalamnya akan selalu diperhadapkan dengan bermacam-macam masalah kehidupan atau berbagai kesukaran.

Baca juga: Menjaga Status Iman, Ini yang Seharusnya Kita Lakukan…

Persoalan hidup itu bermacam-macam, termasuk sakit penyakit, pekerjaan, rumah tangga, pendidikan, fisik, dsb.

Darimanakah persoalan itu berasal? Bisa disebabkan oleh situasi atau kondisi seperti bencana alam dan kondisi lahir (cacat, kelemahan fisik, atau mengidap penyakit tertentu sejak lahir). Juga oleh diri sendiri berupa karena kesalahan diri sendiri. Dan disebabkan oleh orang lain, yakni karena kejahatan orang lain terhadap kita, secara langsung maupun tidak langsung.

Pada kenyataannya, sebagian orang yang mengalami persoalan hidup, lebih memilih untuk menghindarinya, ada juga yang menjadi putus asa.

Sebenarnya, tidak ada satu pun persoalan yang tidak dapat dihadapi dan diatasi, namun kenyataannya banyak orang merasa tidak sanggup menerima dan menghadapinya.

Apakah ada Tuhan di balik persoalan? Alkitab jelas menyatakan bahwa pencobaan yang diizinkan Tuhan terjadi bagi setiap orang, itu tidak melebihi kemampuannya. Semua orang dapat menghadapinya karena sesuai dengan kapasitasnya, yakni tidak melebihi kemampuannya.

Terlebih bagi mereka yang percaya dan berharap kepada Tuhan, pasti Ia tidak akan berdiam diri, sebab disebutkan, “Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”

Tetapi, seringkali ada yang membandingkan persoalan yang dihadapinya dengan persoalan orang lain. Ia beranggapan bahwa persoalan yang dihadapinya lebih berat dari permasalahan orang tersebut. Tidak jarang mereka beranggapan bahwa Tuhan itu tidak adil.

Hal ini dikarenakan, seseorang hanya terfokus dengan persoalan yang dihadapi, sehingga ia menjadi pesimis dan putus asa. Padahal, yang menyebabkan seseorang memandang masalah yang dihadapi bak raksasa dan dirinya seperti kurcaci yang tidak mampu menghadapinya adalah sudut pandang.

Ia tidak akan mampu menerima keberadaan dirinya dan bersemangat dalam menghadapi permasalahan hidup, jika sudut pandangnya terfokus kepada persoalan yang ia hadapi. Jadi, besar kecilnya persoalan tergantung sudut pandang seseorang. Dan percayalah ada Tuhan di balik persoalan yang kita hadapi.

Baca juga: 7 FAKTA TENTANG YAKOBUS ANAK ZEBEDEUS, PENTING DISIMAK…

Daud tidak akan pernah menang dari Goliat jika ia hanya terfokus pada postur tubuh dan keahlian lawan dalam berperang. Namun, fokus Daud bukanlah kepada persoalan di depannya, melainkan kepada kekuatan yang dahsyat dibalik persoalan yang dihadapinya, yakni Tuhan yang ia sembah. Akhirnya, kemenangan diraih oleh Daud.

Tuhan memakai keahlian Daud dalam menggunakan senjata suku Benyamin, yakni pengumban. Iman dan fokus penyembahannya kepada Tuhan membuat Daud mengalami kemenangan atas Goliat. Sebab tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.

Kunci kemenangan Daud bukan terletak pada senjatanya, meski Tuhan memakai keahliannya. Bahkan ia menghadapi Goliat bukan dengan pakaian perang yang lengkap. Ia melawannya dengan apa adanya dirinya dan kemampuannya dengan iman yang teguh.

Catatan di sini yang perlu diperhatikan adalah Tuhan juga memakai keahlian kita untuk bisa mengatasi segala kesukaran dan persoalan kita. Tetapi terkadang persoalan itu tidak langsung terselesaikan atau terjadi mujizat spektakuler saat itu juga, tetapi Tuhan akan memberikan kekuatan bagi seseorang untuk mampu menghadapinya dengan karakter Kristus atau dengan cara-cara yang Alkitabiah.

Sayangnya, ada banyak orang dan mungkin termasuk kita, yang tidak memiliki iman, semangat juang, atau kapasitas seperti yang dimiliki oleh Daud. Akibatnya, persoalan sering mengaburkan pandangan rohani kita sehingga tanpa kita sadari, terkadang kita yang membuat persoalan itu seolah terlihat lebih besar dibandingkan kuasa Tuhan Yesus.

Sebab itu, banyak orang Kristen terpuruk imannya, bahkan meninggalkan kepercayannya hanya karena ingin keluar dari penderitaan. Mereka tidak mengerti bahwa ada Tuhan di balik persoalan yang dihadapi oleh orang yang mengasihi-Nya. Ia tidak pernah mengabaikan dan meninggalkan orang-orang yang berseru kepada-Nya.

Berhentilah terfokus pada persoalan di depan kita, tetapi lihatlah Tuhan Yesus Maha Kuasa yang sanggup mengatasi dan memberikan jalan keluar atas persoalan yang kita hadapi, dan temukanlah maksud dan rencana-Nya dibalik persoalan tersebut.

Ingatlah bahwa ada Tuhan dibalik persoalan kita, Ia lebih besar dari permasalahan apapun yang kita hadapi!

Ketika kita mencari wajahnya dan terbuka dengan segala pelanggaran kita dengan meminta pengampunan dari Tuhan, serta mengijinkan Dia membentuk iman sehingga serupa dengan Kristus, maka Tuhan yang akan menyatakan pertolongan-Nya yang terbaik dan tepat pada waktunya.

Bagaimana agar kita mengalami pertolongan-Nya sekaligus Tuhan membentuk kita menjadi pribadi yang unggul dan berkarakter Kristus?

Pertama, Nantikanlah waktu Tuhan atau bersedialah menunggu waktu (kairos) Tuhan. Memaksa Tuhan atau tidak sabar menunggu kairosnya Tuhan adalah bisa mengakibatkan kesalahan fatal, seperti halnya Raja Saul yang tidak menunggu waktu Tuhan menolongnya. Ia pun ditolak menjadi raja (1 Sam. 13:8).

Kedua, kita harus meneguhkan keyakinan kita bahwa Tuhan pasti akan menolong kita dan tidak akan pernah membiarkan bahkan meninggalkan kita.

Ketiga, Mulailah untuk membenahi diri yang diawali dengan mengakui dosa kita di hadapan Tuhan, sebab dosa bisa menghambat pertolongan-Nya bagi kita (Yes 59). Ubahlah cara hidup kita yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Tinggalkan itu dan mulailah hidup sesuai dengan kehendak Tuhan.

Baca juga: Pertolongan Tuhan Itu Nyata? Ini Seruan Kita Seharusnya…

Keempat, Jadilah pribadi yang selalu rindu akan Tuhan dan punya keinginan besar untuk mengenal kebenaran-Nya. Maka langkah yang perlu dilakukan adalah belajarlah kebenaran-Nya, berjalanlah dalam kehendak-Nya, dan milikilah ketaatan.

Segala persoalan dapat kita hadapi bersama Kristus yang akan memampukan dan memberikan kekuatan bagi kita.

karena itu, carilah wajah-Nya, kebenaran-Nya, dan kehendak-Nya. Percayalah ada Tuhan di balik persoalan kita dan hidupilah kebenaran-Nya!

DOA
Bapa di dalam Sorga, mampukanlah aku untuk selalu berharap kepadaMu dalam segala persoalan hidup yang kualami. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

 

(Dilarang meng-copy dan publish ulang tulisan ini, tanpa seijin penulis)

Jika Anda merasa diberkati dengan artikel “Ada Tuhan di Balik Persoalan, Carilah Wajah-Nya…” ini, bagikanlah ke sosmed (Facebook, Twitter, Gogle+, dll.) Anda. Jangan lupa, Like (Sukai) Fanspage Facebook Fokus Hidup yang ada di situs ini atau klik DI SINI untuk mendapatkan info-info terbaru dari fokushidup.com.

Mari bergabung juga dengan grup Facebook Fokus Hidup dengan cara klik DI SINI. Silahkan tinggalkan komentar Anda, bila ingin menanggapi, bertanya, ataupun memberikan saran dan kritik.

 

Lihat juga:

 

Komentar Anda:

error: