Si Gembel yang Baik Hati, Kisah yang Inspiratif!

Si Gembel yang Baik Hati
Fokus Hidup – “Renungan ini mengisahkan kisah yang mengharukan dan inspiratif, yakni sikap seorang gembel yang mengalami gangguan jiwa nan baik hati. Simak renungan berjudul ‘Si Gembel yang Baik Hati, Kisah yang Inspiratif!’ ini, sangat mengharukan.

 

 

Bacaan ayat: Matius 25:35-46
Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; 
ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan; (ayat 35)

ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; 
ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. (ayat 36)

Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat 
Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum? 
(ayat 37)

Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, 
atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian? (ayat 38)

Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau? 
(ayat 39)

Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang 
kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya 
untuk Aku. (ayat 40)

Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, 
hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam apig yang kekal yang telah sedia untuk Iblis 
dan malaikat-malaikatnya (ayat 41)

Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi 
Aku minum; (ayat 42)

ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak 
memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku. (ayat 43)

Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, 
atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami 
tidak melayani Engkau? (ayat 44)

Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak 
kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya 
juga untuk Aku. (ayat 45) 

Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup 
yang kekal. (ayat 46)

 

Kisah inspiratif dari Thailand yang diunggah di Youtube, begitu mengharukan. Video ini mengisahkan sikap yang baik dari seorang gembel yang mengalami gangguan jiwa. Penampilannya yang kotor, dekil, kumal, dan bau pasti membuat orang-orang enggan untuk mendekatinya.

Setiap malam si gembel ini, tidur di emperan toko, namun pemilik toko tidak menyukai. Ia selalu mendapatkan perlakuan kasar dari pemilik toko tersebut. Bahkan, setiap pagi pemilik toko membangunkannya dengan cara yang kasar.

Baca juga: 6 HAL TENTANG MENJALIN RELASI DENGAN BAIK

Pemilik toko mengguyurnya dengan air, menendang, dan mengusirnya. Berbeda perlakuan anak perempuan pemilik toko itu, ia sering memberikan makanan kepadanya.

Suatu hari, si gembel tidak pernah muncul lagi maupun tidur di depan toko itu, dan membuat pemilik toko merasa kehilangan. Ia teringat ada cctv di depan tokonya dan ingin tahu apa yang dilakukan si gembel selama tidur di depan tokonya.

Lantas ia memutar kembali rekaman cctv tersebut.

Betapa terkagetnya ia ketika melihat rekaman cctv dari malam ke malam berikutnya. Tak menyangka, selama ini si gembel yang baik hati ini, bukan hanya menumpang tidur di depan tokonya, tetapi juga menjaga tokonya dari gangguan orang iseng maupun orang jahat.

Baca juga: Lakukanlah Segala Sesuatu untuk Tuhan

Ia kerap melarang dan melawan orang-orang yang mengganggu maupun berniat jahat di toko itu. Bahkan, di malam terakhir sebelum si gembel menghilang dan tak pernah muncul lagi di depan tokonya, ia melawan dua orang yang mau merampok toko itu dan salah seorang perampok menusuk perutnya.

Pemilik toko itu menangis haru dan menyesali perbuatan kasar selama ini yang ia lakukan terhadapnya. Tak sempat lagi ia membalas kebaikan hati gembel itu, karena menjaga tokonya, si gembel harus kehilangan nyawanya.

 

 

Ingatkah kita dengan perumpamaan Tuhan Yesus tentang seorang Samaria yang murah hati?

Ada tiga tokoh yang diceritakan oleh Tuhan, yakni seorang Imam, Lewi, dan Samaria yang memiliki tingkat kepedulian yang berbeda. Ketika seorang Imam lewat jalan itu dan melihat ada orang yang dirampok, bahkan dianiaya di seberang jalan, malah ia hanya melewatinya saja.

Begitu juga dengan orang Lewi. Namun, berbeda dengan orang Samaria tersebut, hatinya tergerak oleh belas kasihan, ia langsung menolong orang itu (Luk 10:30-35).

Baca juga: Cara Mengatasi Insomnia dan Ketergantungan Obat Tidur

Perumpamaan Tuhan Yesus mengenai orang samaria tersebut, seharusnya menjadi referensi bagi kita untuk melakukan kebaikan kepada semua orang, termasuk kepada para gelandangan.

Mungkin saja kita sering menilai negatif para gelandangan atau gembel. Bahkan, kita juga sering kali menilai orang lain dari luarnya saja. Padahal, penampilan tidak bisa menjadi tolok ukur seseorang baik atau tidak baik. Tetapi, kisah di atas menunjukkan bahwa ada juga gelandangan yang baik, si gembel yang baik hati.

Karena itu, mengasihi sesama itu jangan pandang bulu.

Sikap kita yang seharusnya sesuai dengan kehendak Tuhan adalah memperlihatkan kasih dan kepedulian yang tulus kepada mereka.

Alkitab berkata, setiap orang yang menabur kebaikan, juga akan menuai kebaikan. Selain itu, berbuat kasih kepada semua orang merupakan salah satu bukti kita melakukan kehendak Allah.

Baca juga: Upgrade Performa Iman Anda Dengan Benar

Jika kita berbagi kasih dengan orang lain, kita tidak akan mengalami kerugian atau pun menjadi miskin. Maka, jangan menunda ketika Anda tergerak untuk melakukan kebaikan, sebelum Anda menyesal karena tidak sempat berbuat baik atau membalas kebaikan terhadap orang tersebut.

Berbuatlah kebaikan kepada semua orang, khususnya bagi mereka yang membutuhkan. Hidup yang menyenangkan Tuhan itu, tidak cukup hanya melayani di gereja saja, tetapi juga bila Anda mau berbagi dan hidup berkenan di hadapan Tuhan.

 

DOA
Bapa sorgawi, ajarku untuk memiliki kepedulian dan kasih kepada mereka yang lemah dan berkekurangan. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

 

Kepedulian dan kasih seharusnya tidak hanya kepada orang-orang tertentu, tetapi juga kepada semua orang.

 

Lihat juga:

 

Jika Anda merasa diberkati dengan artikel “Si Gembel yang Baik Hati, Kisah yang Inspiratif” ini, bagikanlah ke sosmed (Facebook, Twitter, Gogle+, dll.) Anda. Jangan lupa, Like (Sukai) Fanspage Facebook Fokus Hidup yang ada di situs ini atau klik di sini untuk mendapatkan info-info terbaru dari fokushidup.com.

Mari bergabung juga dengan grup Facebook Fokus Hidup dengan cara klik di sini. Silahkan tinggalkan komentar Anda, bila ingin menanggapi, bertanya, ataupun memberikan saran dan kritik. <>

 

Leave a Reply