Mengupgrade Performa Iman


Fokus Hidup
– “Kerohanian seseorang harus terus dibaharui atau di upgrade, sehingga naik ke level berikutnya dan semakin kuat menghadapi badai dan memiliki kedewasaan rohani. Namun, seperti apa mengupgrade performa rohani kita? Bagaimana caranya? Simak artikel berjudul Mengupgrade Performa Iman ini.”

 

 

 

Bacaan Nats: Ibrani 10:24-25; Roma 12:2
Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam 
pekerjaan baik. (ayat 24)

Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh 
beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang 
hari Tuhan yang mendekat. (ayat 25)
(Ibrani 10:24-25)

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu,
sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada 
Allah dan yang sempurna.
(Roma 12:2)

 

 

Kehidupan yang kita jalani di dunia ini, seringkali menemui rintangan yang dapat menyurutkan iman kita. Namun, hidup ini membutuhkan perjuangan iman.

Menjalani hidup yang penuh tantangan dan agar kita tetap bertahan, maka seharusnya kita meng-upgrade diri dengan pemahaman-pemahaman yang alkitabiah.

Banyak hal yang akan diperoleh ketika kita meng-upgrade diri. Salah satunya adalah pertumbuhan iman yang tidak hanya diperoleh melalui pengalaman, melainkan juga oleh pembelajaran akan Firman Tuhan.

Meng-upgrade diri, sama halnya dengan meng-upgrade prosesor komputer sehingga meningkatkan performa.

Komponen fisik komputer disebut dengan Hardware atau perangkat keras, seperti monitor, CPU, Keyboard, mouse, dll.

Hardware berbeda dengan software. Hardware adalah berbentuk fisik yang dapat disentuh, sedangkan software atau perangkat lunak merupakan isi dari perangkat keras tersebut, namun tidak dapat disentuh. Contohnya, software sistem operasi, pemrograman bahasa, dan program aplikasi.

Salah satu komponen hardware bagian dari CPU (Central Processing Unit) adalah prosesor yang disebut sebagai otak dan pusat pengendali komputer yang didukung oleh komponen lainnya. Secara jelasnya, prosesor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer.

Prosesor termasuk komponen kecil namun mempunyai kekuatan yang sangat besar, sebab alat ini menentukan kecepatan dari sebuah komputer.

Meskipun prosesor memiliki peran yang besar, namun komponen ini tidak dapat bekerja sendiri. Ia membutuhkkan dukungan dan terus berhubungan dengan komponen lainnya, terutama harddisk dan RAM. Prosesor terletak pada socket yang telah disediakan oleh motherboard dalam CPU komputer.

Di sisi lain, tugas prosesor adalah membagi pekerjaan pemrosesan data kepada seluruh komponen komputer, dan ini dilakukan dalam kecepatan yang sangat tinggi. Prosesor biasanya dilengkapi dengan kipas pendingin.

Prosesor dapat di-upgrade. Jika kita ingin meningkatkan performa komputer, maka perlu diganti dengan versi yang lebih tinggi dari sebelumnya. Hasilnya, kita akan melihat kinerja komputer yang lebih baik.

Prosesor versi terbaru sekarang ini sudah mencapai GHz. Komputer yang menggunakannya, dapat mengoperasikan software yang berat sesuai dengan kebutuhan kerja. Seperti, sofware program aplikasi disain, arsitektur, video, dan sebagainya.

Sebagaimana prosesor dapat di-upgrade untuk meningkatkan kinerja komputer, kita pun seharusnya demikian. Kita perlu meng-upgrade diri kita sehingga menjadi pribadi yang berkualitas secara rohani.

Cara meng-upgrade adalah sebagaimana dinasihatkan oleh penulis Ibrani, yaitu “Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita …”  Beribadah harus menjadi kerinduan kita, sebab selain kita bisa bersekutu dengan Tuhan melalui ibadah, kita juga berkesempatan mendengar firman Tuhan yang dapat mengubah hidup kita.

Dengan merasa haus dan lapar akan firmanNya, kita akan mengalami pertumbuhan iman kepada kedewasaan rohani dan pengenaln yang benar akan Tuhan. Maka kita juga harus giat mengikuti kelas bimbingan dan pembinaan, PA, dan kegiatan-kegiatan penyegaran iman.

Selain itu, kita juga harus mengandalkan Tuhan dalam segala aspek kehidupan dan senantian berdoa, bersyukur, dan berjalan dalam kehendak-Nya. Bila ini yang kita lakukan, maka kita akan mendapati diri kita semakin dewasa rohani. Pelajarilah Alkitab dengan sungguh-sungguh.

“Upgrade Iman Anda Segera agar tidak tertinggal dan gampang disesatkan!”

“Iman bertumbuh ketika kita setia beribadah, rajin berdoa, dan mau belajar Alkitab, sebaliknya kemalasan beribadah menjauhkan kita dari Tuhan.”

 

Jika Anda merasa diberkati dengan Artikel berjudul, “Mengupgrade Performa Iman“ini, bagikan ke sosmed (Facebook, Twitter, Google+, dll) Anda. Like dan ikuti juga Halaman Facebook Fokus Hidup yang ada di samping atau di sidebar web ini. Dan jangan lupa, tinggalkan komentar Anda di kolom komentar. 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.