7 FAKTA TUHAN YESUS MATI PADA HARI JUMAT
6. Fakta Tuhan Yesus Mati Pada Hari Jumat Berdasarkan Markus 16:1
Fakta Tuhan Yesus mati pada hari Jumat yang keenam, ialah berdasarkan Markus 16:1, yang menjelaskan bahwa perempuan-perempuan membeli rempah-rempah setelah Sabat.
Markus 16:1
“Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus.”
Berdasarkan nats ini, mereka yang berpandangan Tuhan Yesus mati pada hari Rabu, beranggapan bahwa Maria Magdalena, Maria Ibu Yakobus, dan Salome membeli rempah-rempah pada hari Jumat. Sebagaimana telah dijelaskan pada bagian kelima di atas bahwa ada dua Sabat dan Sabat tahunan jatuh pada hari Kamis, maka mereka membeli rempah-rempah pada hari Jumat sebelum memasuki sabat Mingguan.
Baca juga: Kebangkitan Kristus Memberi Hidup
Menurut mereka bila Tuhan Yesus mati pada hari Jumat, maka tidak sinkron dengan nats ini, dimana perempuan-perempuan itu, pada hari tersebut pergi membeli rempah-rempah.
Mereka juga mengaitkan dengan Lukas 23:56a dan 56b, “Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. (23-56b) Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat,”
Jadi menurut mereka, Sabat besar jatuh pada hari Kamis, maka ada kesempatan bagi para Ibu-Ibu yang akan melayat ke kuburan Yesus untuk merempah-rempahi mayat Yesus. Pada hari Jumatlah setelah Kamis, Sabat tahunan, mereka membeli rempah-rempah. Setelah itu Sabat mingguan, yakni hari Sabtu mereka kembali beristirat dan minggu pagi mereka datang ke kubur Yesus.
Seolah-olah pandangan ini adalah benar karena terlihat logis, tetapi sekali lagi, pendapat ini sangat memaksakan dan menggiring opini bagi pembaca atau orang Kristen agar harus menerima bahwa ada dua Sabat pada peristiwa kematian dan kebangkitan Kristus.
Padahal apakah tidak mungkin setelah sabat selesai pukul 6 sore pada hari Sabtu itu, mereka tidak bisa membeli rempah-rempah? Apakah harus menunggu pagi atau esok hari (sebagaimana disebut mereka membeli pada hari Jumat) baru bisa membeli rempah-rempah?
Untuk menjelaskan hal ini, kita mungkin harus mengajukan pertanyaan kembali apakah tidak bisa perempuan-perempuan membeli rempah-rempah setelah Sabat usai jam 6 Sore?
Tentu bisa saja setelah jam 6 sore, para Ibu-Ibu membeli rempah-rempah, apalagi di zaman itu rempah-rempah juga termasuk kebutuhan pokok. Maka tidak butuh waktu yang lama atau menemui kesulitan khusus untuk mencari atau membeli rempah-rempah pada malam hari (bisa jadi jam 6 sore hingga 7 atau 8 malam).
Selain itu kita dapat melihat dan menerima dari dua anggapan yang lebih logis daripada memaksakan ada dua Sabat. Dua anggapan tersebut, yakni ada dua kelompok perempuan bila dikaitkan dengan Lukas 23:56 dan bisa juga peristiwa dari kedua nats ini berkesinambungan. Berikut penjelasannya.
Baca Juga: TETAP KONSISTEN DALAM IMAN
Markus 16:1 dan Lukas 23:55 -24:1 ada dua kelompok perempuan yang berbeda
Menurut pandangan ini, nats yang dipertentangkan oleh penuduh ini dikarenakan hanya membaca sepotong ayat saja! Sebab kenyataannya, kedua nats yang ia pertentangkan adalah menyebut dua kelompok yang berbeda.
Di mana kelompok perempuan yang dimaksud Markus adalah; Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Salome (16:1). Sedangkan Lukas menceritakannya dari kelompok perempuan lain, yaitu: Maria dari Magdala, Yohana dan Maria ibu Yakobus.(Lukas 24:10).
Memang antara Markus dan Lukas ternyata sama-sama menyebut nama Maria ibu Yakobus. Tetapi yang namanya Maria ibu Yakobus bukan satu figur saja, sebab ada pula nama Maria ibu Yakobus yang lain.
Hal ini terlihat dalam Matius 27:56, “Di antara mereka terdapat Maria Magdalena, dan Maria ibu Yakobus dan Yusuf, dan ibu anak-anak Zebedeus.” Dan Markus 15:40, “Ada juga beberapa perempuan yang melihat dari jauh, di antaranya Maria Magdalena, Maria ibu Yakobus dan Yoses, serta Salome.”
Jadi, ada dua kelompok perempuan, yang satu mempersiapkan rempah-rempah sebelum Sabat dan yang lain membeli rempah-rempah setelah Sabat. Juga dalam peristiwa kebangkitan Tuhan Yesus, ada dua kelompok dalam perjalanan menuju kubur Yesus dan berharap akan saling bertemu di sana.
Jelaslah bahwa Maria Magdalena dan kelompoknya membeli rempah-rempah setelah Sabat, seperti yang tertulis dalam Markus 16:1. Sedangkan Yohana dan teman-temannya mempersiapkan rempah-rempah sebelum hari Sabat seperti yang disebutkan dalam Lukas 23:56.
Peristiwa dalam dua nats ini adalah berkesinambungan
Bila pandangan ada dua kelompok dalam Markus 16:1 dan Lukas 23:56 kurang dapat diterima, maka bisa juga dilihat kedua nats ini adalah sebuah kisah atau peristiwa yang berkesinambungan.
Dalam Lukas 23:59, disebutkan bahwa setelah Tuhan Yesus di kubur, perempuan-perempuan tersebut pulang dan menyiapkan rempah-rempah, kemudian pada hari Sabat mereka beristirahat. Bisa saja nats ini berkesinambungan dengan Markus 16:1, bahwa setelah perempuan-perempuan itu pulang, mereka mempersiapkan rempah-rempah.
Kemungkinan rempah-rempah yang mereka siapkan itu kurang atau belum lengkap. Namun karena Sabat sudah menjelang, maka mereka tidak bisa lagi menyediakan atau membeli rempah-rempah yang kurang, mereka harus beristirahat. Sebab bila masih beraktivitas di hari Sabat, dianggap melanggar hari Sabat.
Setelah Sabat lewat atau setelah jam 6 Sore Sabtu, Markus menjelaskan atau bisa disebut menambahkan, mereka membeli rempah-rempah. Maka kisah ini berkesinambungan bahwa persediaan rempah-rempah yang kurang lengkap (Lukas 23:56), akhirnya membuat mereka harus menunggu membeli persediaan rempah-rempah tersebut setelah hari Sabat lewat.
7. Fakta Tuhan Yesus Mati Pada Hari Jumat Berdasarkan Markus 16:9
Fakta Tuhan Yesus mati pada hari Jumat yang terakhir, ialah berdasarkan Markus 16:9, yang menjelaskan tentang kebangkitan Kristus bahwa Tuhan Yesus bangkit di pagi hari.
Pandangan Tuhan Yesus mati pada hari Rabu berpendapat, bahwa Sabtu sesudah magrib adalah hari Minggu atau hari pertama minggu. Pada saat inilah Kristus bangkit yaitu sesudah tubuh-Nya persis tiga malam tiga hari di dalam perut bumi.
Pernyataan ini tentu perlu dicermati.
Tuhan Yesus bangkit tiga hari tiga malam yang artinya sesudah 72 jam, perhitungannya berarti Tuhan Yesus bisa bangkit Sabtu jam 6 lewat 1 menit, jam 7, jam 8, dan seterusnya.
Baca juga: 7 ALASAN TUHAN YESUS HARUS MATI BAGI DUNIA
Bila memang menggunakan teori atau argumen ini, maka Tuhan Yesus harus bangkit Sabtu antara jam 6 lewat 1 menit hingga lewat 59 menit (dalam perhitungan waktu Yahudi sudah masuk pada hari pertama, hari Minggu). Ini baru mungkin bisa dikategorikan pas hitungannya.
Tetapi bila lewat 1 jam atau bangkit pada jam 7, maka tidak bisa lagi disebut 72 jam. Ini sudah lebih dari 72 jam, apalagi bila ditambah 3 jam Tuhan Yesus mati di atas kayu salib. Dan sayangnya teori ini bisa dipatahkan dengan bukti langsung yang tertulis dalam Markus 16:9.
“Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan” (Mrk. 16:9).
Memang nats ini diragukan oleh mereka yang berpandangan Tuhan Yesus mati pada hari Rabu, namun tetap saja ini tertulis dalam Alkitab yang harus kita terima dan akui sebagai Firman Allah.
Mengenai hal ini, Alkitab Penuntun Hidup Berkelimpahan menjelaskan, “Sekalipun ay. 9-20 tidak tercantum dalam dua naskah Yunani yang tertua, ayat-ayat ini muncul dalam berbagai naskah tua lainnya, juga dalam sebagian terbesar naskah Yunani dari dunia kuno. Dengan demikian banyak sarjana berkesimpulan bahwa bagian apapun juga yang di sokong sebagian besar naskah kuno kemungkinan besar adalah bagian dari naskah asli penulisan Alkitab. Dengan demikian ay. 9-20 ini harus dipandang sebagian dari Firman Allah yang diilhamkan.”
Keterangan dalam Markus 16:9 jelas sekali memberikan penjelasan bahwa Tuhan Yesus bangkit pagi-pagi pada hari Minggu. Bila pandangan mereka yang berkata Tuhan bangkit setelah 72 jam, entah jam berapa yang pasti pagi-pagi Tuhan disebutkan sudah bangkit, maka sangat disayangkan bila mereka mengabaikan keterangan dalam nats ini.
Oleh karena itu, dapat kita asumsikan, mereka hanya ingin pendapat mereka di terima walau harus mengabaikan apa yang tertulis dalam Alkitab yang harus diakui sebagai Firman Allah, dengan dalih tidak ada dalam naskah tertua.
Ada-ada saja cara mereka untuk menyangkali apa yang sudah tertulis dalam Alkitab dan yang sudah disaksikan dalam sejarah kekristenan.
Baca juga: 5 FAKTA YESUS BENAR-BENAR MATI DISALIBKAN
Bila kita mengakui Alkitab adalah Firman Allah, maka kita harus juga mengakui bahwa nats ini benar adalah Firman Allah, benar Tuhan Yesus bangkit pagi hari. Bila kita tidak mengakui nats ini, maka kita hanya memandang Alkitab berisi Firman Allah, yang artinya hanya sebagian Firman Allah dan sebagian bukan Firman Allah. Dengan demikian kita menyangkali innerancy Alkitab.
Pandanglah Alkitab sebagai Firman Allah, bukan berisi Firman Allah, sebab kita bisa menjadi pengkritik dan merasa diri benar saja. Bahkan kita bisa mengabaikan sebagian nats Alkitab, hanya karena kita meragukan keabsahannya. Pandangan yang benar adalah yakinilah bahwa Alkitab adalah Firman Allah bukan berisi Firman Allah.
Kesimpulan
Fakta yang mendukung Tuhan Yesus mati pada hari jumat lebih banyak bukti yang logis dari sudut penafsiran, historika, dan penjelasan nats Alkitab PB, khususnya mengenai peritiwa penyaliban dan kebangkitan Kristus.
Sebenarnya tidak bisa dibantahkan dan jelas lebih akurat lagi mengenai Tuhan Yesus mati pada hari Jumat. Sebab berlangsung berdasarkan bukti sejarah yang akurat dan perhitungan waktu Yahudi, bahwa sehari penuh (24 jam), setengah hari, atau beberapa jam dianggap sehari (bisa juga disebut 24 jam).
Baca Juga: Perkataan Bisa Menjadi Jerat
Juga mengenai penjelasan Injil yang jelas, di mana satu sama lain saling berkaitan dan menjelaskan satu sama lain, bahwa Tuhan Yesus mati pada hari Jumat.
Jadi kematian Tuhan Yesus pada hari Jumat lebih logis diterima berdasarkan historika, penjelasan nats, perhitungan waktu Yahudi, dan kajian-kajian mendalam terhadap nats yang terkait. Perihal-perihal ini adalah berkesinambungan dan menjelaskan bahwa Tuhan Yesus disalibkan pada hari Jumat Agung bukan Rabu.
Namun, yang perlu kita pahami lebih mendalam dan mengimani dengan kesungguhan hati adalah bahwa Yesus sudah mati dan bangkit bagi kita. Hari Jumat dan Rabu bukanlah hal penting yang perlu diperdebatkan dan dipersoalkan.
Kehidupan kita adalah penting untuk memancarkan kasih Tuhan bagi dunia. Marilah kita menjadi Terang dan Garam dunia. Janganlah kita salah dalam mempelajari kebenaran Alkitab!
(Dilarang meng-copy dan publish ulang tulisan ini, tanpa seijin penulis)
Jika Anda merasa diberkati dengan Artikel berjudul, “7 FAKTA TUHAN YESUS MATI PADA HARI JUMAT” ini, bagikanlah artikel ini kepada sahabat, keluarga, dan rekan-rekan Anda.
Jangan lupa, Like (Sukai) Fanspage Facebook Fokus Hidup yang ada di situs ini atau klik DI SINI untuk mendapatkan info-info terbaru dari fokushidup.com.
Mari bergabung juga dengan grup Facebook Fokus Hidup dengan cara klik DI SINI. Silahkan tinggalkan komentar Anda, bila ingin menanggapi, bertanya, ataupun memberikan saran dan kritik.
Jangan berhenti di tangan Anda, tetapi bagikanlah artikel 7 FAKTA TUHAN YESUS MATI PADA HARI JUMAT ini, melalui sosial media (Facebook, Twitter, Linkedin, dll.) Anda. Sebab dengan demikian, Anda juga sudah berpartisipasi dalam mengajarkan kebenaran Alkitab. Selain itu, teruslah bertekun dalam Kristus. Tuhan Yesus Memberkati …!!!
Kunjungi beberapa artikel di bawah ini yang menguatkan iman Saudara!
- 10 FAKTA JODOH KRISTEN BERDASARKAN ALKITAB
- 12 PRINSIP PERNIKAHAN KRISTEN BERDASARKAN ALKITAB
- 7 FAKTA TENTANG YEHU CUCU NIMSI DALAM ALKITAB
- 10 AYAT ALKITAB TEROBOSAN ROHANI, PERLU DIREALISASIKAN
- 12 TOKOH KELAHIRAN KRISTUS, DI ANTARANYA ADA RAJA KEJAM…


Apakah ada bukti akurat bawah Tuhan Yesus di kubur pada Jumat?
Silahkan dibaca dengan seksama, penjelasannya akurat