7 DAMPAK HIDUP MERDEKA DALAM KRISTUS
6. Dampak Hidup Merdeka dalam Kristus ialah Menggunakan Senjata Rohani
Seseorang yang telah hidup merdeka di dalam Kristus, ia serius dalam mengikut Tuhan. Hal ini terlihat, bagaimana ia selalu menjaga kerohaniannya dari segala kelemahan dan tipu daya iblis yang selalu hendak mencari celah, untuk menjatuhkan orang percaya.
Sebagaimana Alkitab menyebutkan dalam 1 Petrus 5:8, bahwa Iblis gencar untuk menjatuhkan orang percaya, “… si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.”
Baca juga: Mengampuni Adalah Obat Kebencian, Jangan Keras Hati…
Keseriusan seseorang yang hidup merdeka dalam Kristus, tidaklah main-main. Pastilah ia mempersenjatai dirinya dengan senjata rohani. Agar selain dapat menghalangi serangan kuasa kegelapan, juga dapat memadamkan panah api si jahat. Artinya, segala tipu muslihat iblis dapat dielakkan.
Apa saja senjata rohaninya itu? Senjata rohani terdapat dalam Efesus 6:10-18.
“Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya. Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. Jadi berdirilah tegap, berikatpinggangkan kebenaran dan berbajuzirahkan keadilan, kakimu berkasutkan kerelaan untuk memberitakan Injil damai sejahtera;
dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat, dan terimalah ketopong keselamatan dan pedang Roh, yaitu firman Allah,
dalam segala doa dan permohonan. Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang Kudus,”
Senjata rohani adalah iman (berdirilah teguh), berpegang kepada Firman (berikatpingangkan kebenaran), perbuatan iman (berbajuzirahkan keadilan, menjadi saksi Kristus (kerelaan untuk memberitakan Injil), perisai iman, dan doa.
Senjata rohani inilah yang akan membuat seseorang tetap kuat di dalam Tuhan dan mampu menghadapi segala serangan atau tipu daya iblis.
Orang yang telah hidup merdeka di dalam Kristus, ia tahu betul siapa musuhnya, yaitu bukan darah dan daging melainkan melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.
Dan dampak hidup merdeka dalam Kristus, bahwa dengan segala kesadaran penuh ia memperlengkapi dirinya dengan senjata rohani. Ia bahkan tidak berlari tanpa tujuan dan tidak sembarang bertinju, sebagaimana Paulus menyebutkan “Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.
Baca juga: Pertolongan Tuhan Itu Nyata? Ini Seruan Kita Seharusnya…
Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.” (1 Kor. 9:26-27)
Tetapi ia adalah pejuang atau tentara Allah yang fight menghadapi musuhnya yaitu diri sendiri dan kuasa kegelapan.
Hanya orang-orang yang hidup merdeka di dalam Kristuslah yang memperlengkapi dirinya dengan senjata rohani. Dan inilah dampak dari seseorang yang telah dimerdekakan oleh Tuhan Yesus Kristus, ia memperlengkapi dirinya dengan senjata rohani.
7. Dampak Hidup Merdeka ialah Menjaga Hati Tetap Berkenan pada Tuhan
Siapakah yang dapat menjaga hati supaya bersih kelakuannya? Dalam Mazmur 119:9 menyebutkan, “Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.” Tentu diri kitalah yang menjaga hati kita bukan orang lain.
Amsal 4:23 yang menyebutkan bahwa “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.” Hal ini menunjukkan bahwa kitalah sendiri yang menjaga hati kita, bukan orang lain yang harus menjaga hati kita.
Baca juga: Menjaga Status Iman, Ini yang Seharusnya Kita Lakukan…
Seseorang yang percaya sungguh kepada Tuhan, pastilah akan selalu menjaga hatinya agar tetap berkenan kepada Tuhan. Ia tidak lagi memikirkan kepentingan dan hartanya saja. Justru sebaliknya, ia menggunakan harta miliknya untuk senangkan hati Tuhan. Inilah tipe orang yang telah hidup merdeka di dalam Kristus.
Orang yang seperti ini, hartanya adalah Tuhan saja bukan harta jasmani. Jadi jelas ia akan menggunakan apa saja yang ada di dalam dirinya, termasuk hartanya untuk memuliakan Tuhan.
Contoh orang yang menjaga hati ialah tidak menjadi cinta uang dan tidak memanfaatkan pelayanan untuk memperkaya diri. Hidupnya ia dedikasikan hanya kepada Tuhan saja.
“Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.
Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.” (Tim. 6:10-12)
Jelaslah dampak hidup merdeka dalam Kristus adalah orang tersebut menjaga hatinya agar tetap berkenan kepada Tuhan.
Sebaliknya orang yang memperkaya diri namun mengatasnamakan pelayanan adalah orang yang belum mengalami hidup merdeka di dalam Kristus. Termasuk cinta uang.
Penutup
Merdeka di dalam Kristus tidak hanya sekadar seseorang menjadi percaya kepada Kristus saja. Melainkan ia sungguh-sunguh mengikut Tuhan dengan segenap hati. Ia tidak memedulikan dirinya sendiri dan fokusnya kepada Tuhan.
Di sisi lain, ia tidak mudah atau tidak dengan gampangnya jatuh ke dalam dosa atau berbuat dosa, sebab ia menghargai pengorbanan Kristus di atas kayu salib.
Baca juga: Ada Tuhan di Balik Persoalan, Carilah Wajah-Nya…
Orang seperti ini akan memperlihatkan dampak hidup merdeka di dalam Kristus. Ia akan mengalami perubahan paradigma, dimana cara berpikirnya selaras dengan Alkitab dan Tuhan akan membuatnya semakin mengerti kehendak Tuhan
Ia juga mengalami pertobatan rohani, di mana cara hidupnya yang lama ditinggalkan dan fokusnya kini adalah hanya melakukan kehendak Tuhan saja. Ia tidak lagi berkecimpung dalam pergaulan buruk, melainkan menjaga hidupnya agar tidak jatuh ke dalam dosa.
Selain itu, ia akan mengalami pembentukan iman dan tinggal dalam proses Tuhan, apapun itu. Ia tidak mencurigai Tuhan atas apa yang ia alami. Justru sebaliknya ia percaya bahwa Tuhan bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi dia.
Dampak lainnya seseorang hidup dalam Kristus ialah mengalami penyangkalan diri, mengalami penolakan dunia, dan menggunakan senjata rohani menjaga hati tetap berkenan.
(Dilarang meng-copy dan publish ulang tulisan ini, tanpa seijin penulis)
Jika Anda merasa diberkati dengan Artikel berjudul, “ 7 DAMPAK HIDUP MERDEKA DALAM KRISTUS ” ini, bagikanlah artikel ini kepada sahabat, keluarga, dan rekan-rekan Anda.
Jangan lupa, Like (Sukai) Fanspage Facebook Fokus Hidup yang ada di situs ini atau klik DI SINI untuk mendapatkan info-info terbaru dari fokushidup.com.
Mari bergabung juga dengan grup Facebook Fokus Hidup dengan cara klik DI SINI. Silahkan tinggalkan komentar Anda, bila ingin menanggapi, bertanya, ataupun memberikan saran dan kritik.
Jangan berhenti di tangan Anda, tetapi bagikanlah artikel 7 DAMPAK HIDUP MERDEKA DALAM KRISTUS ini, melalui sosial media (Facebook, Twitter, Linkedin, dll.) Anda. Sebab dengan demikian, Anda juga sudah berpartisipasi dalam mengajarkan kebenaran Alkitab. Selain itu, teruslah bertekun dalam Kristus. Tuhan Yesus Memberkati …!!!
Kunjungi beberapa artikel di bawah ini yang menguatkan iman Saudara!
- ALASAN MANUSIA SALING BERSAING, PENTING DISIMAK …
- MENGALAMI PEMELIHARAAN TUHAN (PROVIDENSIA)
- CIRI ORANG YANG DIPENUHI ROH KUDUS (Efesus 5:18)
- MANFAAT ROH KUDUS BAGI ORANG PERCAYA (Rm. 8:9)
- TUJUAN TUHAN YESUS NAIK KE SORGA (Luk. 24:50-53)
- TETAP KONSISTEN DALAM IMAN KEPADA KRISTUS

