Pasang Iklan MurahSaudara mau pasang iklan? Klik di pasang iklan murah!

10 FAKTA JODOH KRISTEN BERDASARKAN ALKITAB

3. Jodoh Kristen Harus Berkriteria Alkitabiah

Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

Persamaan apakah yang terdapat antara Kristus dan Belial? Apakah bagian bersama orang-orang percaya dengan orang-orang tak percaya?

Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: “Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku. (2 Korintus 6:14-16)

 

Bagian ketiga dalam pembahasan tentang jodoh Kristen berdasarkan Alkitab ini adalah dalam mencari jodoh atau pasangan hidup, haruslah sesuai dengan kriteria Alkitab.

Kriteria jodoh Kristen jelas adalah seharusnya berdasarkan Alkitab, yakni, “Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya.” Alasan yang tepat mengapa orang percaya tidak boleh memilih pasangan yang tidak seiman, sebab ia akan mudah dipengaruhi dan tidak akan mengalami pertumbuhan rohani yang benar.

Baca juga: Kasih Kepada Orang Tua atau Mertua

Lebih jelasnya terang dan gelap tidak dapat bersatu. Cepat lambat hubungan kedua pasangan yang berbeda agama, akan mengalami benturan-benturan terkait dengan imannya masing-masing dan salah satunya harus mengalah mengikuti kemauan dan kepercayaan pasangannya untuk menjaga keutuhan rumah tangga mereka.

Namun bila seorang Kristen terlanjur menikah dengan yang tidak seiman, berusahalah untuk mempertahankan imannya kepada Kristus dan milikilah kedewasaan iman. Janganlah menjauhkan diri dari ibadah dan persekutuan orang percaya.

Oleh sebab itu, dalam mencari pasangan hidup, pilihlah seseorang yang takut akan Tuhan. Kriteria yang harus dimiliki oleh anak muda warga gereja dalam mencari jodoh Kristen adalah seharusnya dengan pasangan yang seiman.

Mungkin ada banyak kriteria tinggi yang menjadi target oleh seseorang dalam mencari jodoh, namun jarang sekali yang mengutamakan harus dengan pasangan yang seiman. Umumnya mereka mencari yang ganteng, pintar, cerdas, berduit, gaul, dan sebagainya. Sayang sekali kebanyakan anak muda Kristen saat ini, tidak memasang kriteria yang Alkitabiah.

Bagi orang-orang seperti ini adalah suatu kebahagiaan yang sempurna bila mendapat kriteria yang sesuai dengan keinginannya. Padahal, apa artinya cantik atau tampan, kaya atau berduit, gaul atau stylish, dan cool atau sifat cuek, tanpa hidup takut akan Tuhan?

Baca juga: Kasih Kepada Pasangan Hidup yang Seharusnya

Keindahan wajah, kekayaan, penampilan, dan fisik yang gagah, semuanya itu fana dan memudar. Suatu saat akan menjadi tua dan keriput, kekayaan bisa habis dalam semalam (bisa disebabkan oleh bencana alam), bahkan pasangan yang dikaguminya itu bisa meninggalkannya.

Namun bila seseorang mencari jodoh berdasarkan kriteria Alkitab. Maka, ia termasuk orang yang menghargai pernikahan dan hidup mengasihi Tuhan. Mencari pasangan yang sesuai dengan kriteria Alkitab, selain keuntungannya mengalami kedewasaan rohani dan membangun keluarga yang berkenan bagi Tuhan, juga bernilai kekekalan.

Kriteria jodoh Kristen menurut Alkitab, tentu standarnya adalah dengan pasangan yang seiman, sehati, dan setia. Ketiga hal ini penting dan kriteria utama dalam mencari jodoh.

Janganlah mudah jatuh cinta, tetapi pilihlah atau seleksi dengan tepat dan benar agar tidak ada penyesalan di kemudian hari karena salah pilih.

 

 

4. Jodoh Kristen Terdiri dari Lawan Jenis, yakni Pria dan Wanita

Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.

Lalu berkatalah manusia itu: “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki.” Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. (Kej. 2:18-24)

 

Bagian keempat dalam pembahasan tentang jodoh Kristen berdasarkan Alkitab ini adalah jodoh Kristen haruslah dengan berlawanan jenis, bukan dengan sesama jenis.

Jodoh berdasarkan Alkitab atau jodoh Kristen, sejak semula Tuhan yang membentuk Lembaga pernikahan ini. Ialah yang menciptakan Hawa untuk Adam dan mempersatukan mereka dalam pernikahan kudus. Namun sayang pernikahan kudus di zaman ini, dicemarkan dengan pasangan yang sesama jenis.

Baca juga: Kasih Kepada Anak dengan Seharusnya

Saat ini, ada banyak negara yang telah melegalkan pernikahan sesama jenis. LGBT di sebagian tempat atau bangsa, dianggap bukan hal yang tabu lagi. Bahkan mereka mendapatkan hak untuk menikah secara resmi dan bisa memiliki anak melalui adopsi.

Bila kita mengkaji Alkitab, dapat kita menemukan bahwa Tuhan menentang perilaku yang menyimpang ini. Pernikahan yang ditentang Alkitab ini, tidak bisa ditolerir atau dibenarkan dalam gereja Tuhan.

Tuhan menciptakan manusia sejak awal adalah laki-laki dan wanita. Bukan sesama jenis melainkan berbeda jenis. Dan pernikahan yang dilegalkan Tuhan sejak manusia pertama adalah pernikahan antara pria dan wanita.

Oleh karena itu, dalam mencari pasangan pilihlah dengan yang berlawanan jenis dan usia yang sudah kategori dewasa. Selain itu, milikilah kriteria Alkitabiah dalam mencari pasangan hidup. Milikilah prinsip lebih baik tidak menikah sama sekali daripada menikah dengan sesama jenis.

 

 

5. Jodoh Kristen Mutlak Haruslah Melibatkan Tuhan

Beginilah firman TUHAN: “Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! .. Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!  (Yeremia 17:5,8)

 

Bagian kelima dalam pembahasan tentang jodoh Kristen berdasarkan Alkitab ini adalah dalam mencari jodoh atau pasangan hidup, mutlak haruslah melibatkan Tuhan.

Nats di atas tentu masih relevan dengan kehidupan orang percaya. Bila seorang mengandalkan Tuhan dalam hidupnya, ia akan melihat penyertaan Tuhan yang nyata baginya, di mana Tuhan akan memberikan kekuatan dan iman dalam menghadapi segala perkara. Artinya, apapun yang terjadi, ia tetap tinggal di dalam Tuhan.

Mengandalkan Tuhan bagi seorang anak muda, tentu juga termasuk dalam hal mencari pasangan hidup. Sebab salah memilih pasangan, seseorang dapat menjauh dari Tuhan dan bisa beroleh hukuman kekal atau tidak masuk sorga.

Baca juga: Kasih Kepada Saudara atau Ipar dengan Seharusnya

Oleh sebab itu, dalam mencari pasangan hidup, hal yang terpenting bagi pemuda-pemudi yang mencari jodoh Kristen berdasarkan Alkitab adalah seharusnya melibatkan Tuhan. Tujuannya adalah agar terhindar dari salah pilih dan mendapatkan jodoh Kristen yang sesuai dengan kehendak-Nya.

Kebanyakan anak muda mengabaikan hal ini. Mereka tidak peduli dengan kekasih yang ia peroleh entah berdasarkan kehendak Tuhan atau tidak, yang terpenting baginya adalah mendapat kesenangan-kesenangan yang menurutnya adalah suatu kebahagiaan.

Tidak sedikit wanita yang berani memberikan segala-galanya termasuk hal yang berharga baginya kepada seorang pria yang sebetulnya masih di bawah umur dan belum pantas bertanggung jawab dalam berkeluarga. Seks diluar nikah sering terjadi, hanya karena untuk kesenangan sesaat saja.

Oleh sebab itu, penting sekali seorang anak muda Kristen dalam mencari jodoh Kristen untuk melibatkan Tuhan dan meminta pimpinan Tuhan agar memperoleh jodoh yang tepat dari Tuhan.

Mintalah agar Tuhan mempertemukan dengan wanita atau pria yang takut akan Tuhan dan selektiflah dalam memilih pasangan hidup. Sebab, salah memilih pasangan dapat berakibat perceraian, tidak harmonis, dan penyesalan seumur hidup.

Seseorang yang mengandalkan Tuhan, pastilah akan melibatkan Dia dalam segala perkara yang dihadapinya, termasuk dalam mencari jodoh yang sesuai dengan kehendak-Nya, yakni jodoh Kristen berdasarkan Alkitab. Mulailah mengandalkan atau melibatkan Tuhan sejak dini, agar kita masuk dalam rencana-Nya dan Ia memakai kita untuk kerajaan-Nya.

 

Baca selanjutnya: Klik NEXT di bawah ini, atau klik DI SINI untuk melanjutkan ke isi artikel berikutnya.

Komentar Anda:

error: