Mencintai Walau Harus Terluka


Fokus Hidup – “Dapatkah seseorang mencintai pasangannya yang selalu menyakitinya? Hanya ada satu Pribadi yang mencintai walau harus terluka, bahkan mati bagi kita. Siapakah Dia? Simak renungan ini.

 

Bacaan ayat:Yohanes 3:13-16
Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, 
yaitu Anak Manusia. (ayat 13)

Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus 
ditinggikan, (ayat 14)

supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal. (ayat 15)

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang 
tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup 
yang kekal (ayat 16)

 

Pada masa kini, akan sulit ditemukan orang-orang yang mencintai orang lain sampai harus menderita atau terluka seumur hidup. Pengorbanan seperti ini, dilakukan oleh Suaidah Nasution. Ia menderita cacat permanen akibat luka bakar yang dilakukan oleh kekasihnya Sahala Raja.

Peristiwa ini terjadi pada tanggal 20 Maret 2013, bermula ketika Raja merasa cemburu kepada Suaidah. Mereka bertengkar, dan dengan emosi Suaidah mengambil minyak tanah dan mengguyur tubuhnya sendiri.

“Daripada kau tunjangi (tendangi) aku, lebih baik kau bakar saja aku,” kata Suaidah kepada Raja.

Raja malah menyalakan api dan langsung membakar tubuh Suaidah. Ia berteriak minta tolong dan kakaknya langsung menyiramnya dengan air.

Baca juga:  Hanya Ada Satu Pintu 

“Apa yang dilakukan Raja, tidak membuat cinta Suaidah meredam, ia malah membela kekasihnya itu di pengadilan.”

“Pertama kami berantem (bertengkar) Pak. Lalu saya siram badan saya dengan minyak lampu (minyak tanah). Dan saya yang minta dibakar. Saya sebenarnya masih cinta sama dia Pak,” kata Suaidah di hadapan majelis hakim yang diketuai Surya Perdamaian, pada hari selasa 16 Juli 2013, dikutip dari merdeka.com.

Meskipun Suaidah telah dilukai dan menderita cacat permanen, namun ia mengatakan ingin bersama Raja dan tetap berniat menikah dengannya. “Dengan kejadian ini, apa kamu masih mau sama dia? Dia kan sudah membuatmu cacat,” tanya Indra Cahya, hakim anggota.

Diluar dugaan, Suaidah menjawab. “Sebenarnya kami berencana mau nikah Pak Hakim. Saya sayang sekali sama dia,” ucapnya. Cinta Suaidah masih tetap sama seperti sebelum ia disakiti.

Kisah yang sama juga dialami oleh seorang Ibu rumah tangga yang bernama Ani Aryawati, pada tanggal 23 Juli 2014. Ia disiram dengan bensin dan dibakar hidup-hidup oleh suaminya sendiri, yang bernama Lan Bertus Ujang, di depan ketiga anaknya karena Ujang tidak terima digugat cerai olehnya.

Berbeda dengan Subaidah yang mau memaafkan kekasihnya, Ani tidak mau lagi hidup bersama dengannya dan berharap mantan suaminya diberi hukuman setimpal, “Ya kalo bisa dia dihukumlah, dihukum sepantas-pantasnya.”

“Mencintai walau harus terluka adalah hal yang sulit untuk dilakukan oleh sebagian orang. Namun, ada satu Pribadi yang memiliki kasih yang sempurna.”

Walaupun Ia yang telah menciptakan manusia dan manusia mengecewakan diri-Nya dengan perbuatan dosa, tetapi Ia tetap datang ke dunia dan menjadikan diriNya sebagai korban Anak Domba yang tidak bercacat cela.

Baca juga: KebangkitanNya Memberi Hidup

Ia dihina, dicaci maki, dimahkotai dengan mahkota duri, memikul salib dan dicambuk, bahkan mati di atas kayu salib, sesungguhnya karena cintanya kepada kita.

KasihNya kepada kita begitu besar, tidak ternilai dengan apa pun dan tak sebanding dengan apa pun.

Karya penebusanNya melayakkan kita untuk menghampiri takhta kudusNya. Bersediakah kita mengasihi Tuhan walau harus terluka dan menderita?

DOA
Bapa sorgawi, biarlah aku dapat melihat dengan mata rohani dan bukan dengan mata jasmani agar dapat berjalan dalam rencanaMu. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.

Jika Anda merasa diberkati dengan Artikel berjudul, “Mencintai Walau Harus Terluka” ini, bagikan ke sosmed (Facebook, Twitter, Google+, dll) Anda. Like dan ikuti juga Halaman Facebook Fokus Hidup yang ada di samping atau di sidebar web ini.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.